Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon meluncurkan akses keuangan inklusif di Desa Wisata Jagara, Kuningan, Jawa Barat, untuk mendukung pengembangan pariwisata, UMKM, dan perikanan. Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyatakan bahwa desa ini dipilih karena potensi ekonominya yang besar meski akses keuangan masih terbatas. OJK akan mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga jasa keuangan dan menyediakan layanan keuangan tanpa kantor melalui agen perbankan.
Selain itu, digitalisasi transaksi menggunakan QRIS juga diperkenalkan untuk mendukung UMKM. Direktur Utama BUMDes Mekarjaya Jagara, Sopian, mengungkapkan bahwa akses layanan keuangan telah meningkatkan aktivitas ekonomi, dengan 70 persen masyarakat kini menggunakan layanan perbankan digital. Pengembangan pariwisata di desa ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) secara signifikan.
Komentar 0