Masuk

Amran: Kecurangan beras fortifikasi picu lonjakan harga-inflasi pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa dugaan penyimpangan dalam beras fortifikasi menjadi salah satu penyebab kenaikan harga beras yang berkontribusi pada inflasi pangan nasional. Pemerintah telah mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada 33,2 juta keluarga untuk menjaga keterjangkauan harga beras. Namun, terdapat dugaan peralihan penjualan beras premium ke fortifikasi dengan harga yang tidak wajar, yang berdampak pada konsumen.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beras fortifikasi seharusnya dijual sekitar Rp13.500 per kilogram, tetapi ditemukan dijual hingga Rp57.000 per kilogram, merugikan masyarakat hingga Rp89 triliun. Temuan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kandungan produk dan informasi pada label, yang menghalangi pencapaian tujuan program fortifikasi.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar