Perekonomian Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan 5,83 persen hingga triwulan III 2026, menjadikannya yang tertinggi di Pulau Jawa dan melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5,45 persen. Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kontribusi masyarakat dalam menjaga momentum pertumbuhan ini, melalui sektor industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian. Pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi dan makanan mencapai 11,29 persen, didukung oleh program Makan Bergizi Gratis.
Pertumbuhan ekonomi ini juga diimbangi dengan penambahan jumlah penduduk yang bekerja, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,60 persen.





Komentar 0