Badan Pusat Statistik (BPS) Papua melaporkan bahwa nilai ekspor Provinsi Papua pada September 2026 mencapai 7,72 juta dolar AS, meningkat 11,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini didominasi oleh komoditas nonminyak dan gas, terutama kayu dan barang dari kayu yang menyumbang sekitar 91,73 persen dari total ekspor. Australia menjadi pasar utama dengan kontribusi 5,75 juta dolar AS.
Meskipun ada peningkatan ekspor, nilai kumulatif ekspor selama Januari-September 2026 menunjukkan penurunan 22,43 persen dibandingkan tahun lalu, mencapai 50,48 juta dolar AS. Sementara itu, nilai impor tercatat menurun 74,73 persen menjadi 44,18 ribu dolar AS, menghasilkan surplus perdagangan sebesar 7,68 juta dolar AS.





Komentar 0