Posting
senci

Ekspor dan Impor Melesat, Neraca Perdagangan September Surplus US$ 3,36 Miliar

Ekspor dan Impor Melesat, Neraca Perdagangan September Surplus US$ 3,36 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada September 2026 mencatat surplus sebesar US$ 3,36 miliar, meskipun mengalami penurunan dibandingkan surplus bulan sebelumnya yang mencapai US$ 3,55 miliar. Kinerja ekspor yang mencapai US$ 27,59 miliar, didorong oleh ekspor nonmigas yang meningkat 11,87% dari tahun lalu. Di sisi lain, impor juga mengalami kenaikan 18,41% menjadi US$ 24,23 miliar, terutama karena komoditas migas.

Deputi BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa peningkatan ekspor nonmigas dipengaruhi oleh beberapa komoditas utama, seperti lemak dan minyak hewan nabati, serta tembaga, yang masing-masing mengalami kenaikan signifikan. Namun, kenaikan impor juga menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, khususnya pada sektor migas. Dalam periode kumulatif Januari-September 2026, neraca perdagangan mencatat surplus sebesar US$ 10,61 miliar, jauh lebih rendah dari US$ 33,54 miliar pada tahun lalu.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan nonmigas mengalami surplus US$ 34,21 miliar, tetapi turun dari US$ 47,4 miliar pada tahun sebelumnya. Defisit dalam neraca perdagangan nonmigas kumulatif juga melebar, mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam menjaga keseimbangan perdagangan Indonesia.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar