Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengumumkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) akan memasok 30 juta barel minyak mentah ke Indonesia tanpa biaya pengangkutan. Ini diungkapkan setelah pertemuan antara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Duta Besar UEA, Abdulla Salem AlDhaheri. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi domestik, terutama untuk bahan bakar minyak bersubsidi yang masih diimpor dari Singapura.
Data BPS menunjukkan bahwa Indonesia telah mengimpor minyak dari UEA dengan nilai mencapai US$ 1,18 miliar pada 2024.





Komentar 0