Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan untuk menghentikan ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah bertahan menghadapi kondisi ekonomi yang sulit. Pernyataan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya mode survival dalam menghadapi tantangan saat ini. Bahlil menekankan perlunya kementerian untuk mengimplementasikan program yang mendukung ketahanan energi dalam negeri.
Bahlil menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan energi dalam negeri terpenuhi sebelum memenuhi permintaan dari luar. Dalam konteks ini, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah harus waspada terhadap permintaan dari negara lain dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri demi keberlangsungan negara.
Komentar 0