Dalam upaya meningkatkan ketersediaan energi nasional, pemerintah Indonesia berencana membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah di beberapa wilayah Sumatera. Rencana ini ditargetkan dapat mendukung stok minyak hingga 60 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa fasilitas ini akan menampung minyak hasil impor, dan studi kelayakan pembangunan telah rampung.
Lokasi akan ditinjau dengan mempertimbangkan aspek teknis dan keselamatan. Selain itu, pemerintah mendorong diversifikasi energi melalui pengembangan bioetanol E20 hingga E50 serta melanjutkan program biodiesel B50. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur energi dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.





Komentar 0