Kecelakaan kereta tragis di dekat Urda, Spanyol, merenggut nyawa Dr. Marta Shahbazi, ilmuwan dari Universitas Cambridge, saat dalam perjalanan untuk menerima penghargaan bergengsi. Pada 28 Oktober, kereta yang ditumpanginya bertabrakan dengan kereta lain, menewaskan 69 orang, termasuk Shahbazi yang berusia 41 tahun. Bibinya menyebutkan bahwa pemakaman Dr. Shahbazi telah berlangsung di Madrid, dihadiri ratusan teman dari berbagai negara.
Shahbazi dikenal atas kontribusinya dalam penelitian perkembangan manusia dan dijadwalkan menerima penghargaan dari Spanish Society for Developmental Biology. Keluarganya awalnya berencana pergi bersama menggunakan mobil, namun Dr. Shahbazi memilih naik kereta. Lembaga tempatnya bekerja, MRC Laboratory of Molecular Biology, mengungkapkan duka mendalam atas kepergiannya, menggambarkan dia sebagai sosok inspiratif dan panutan.





Komentar 0