Billy Mambrasar, dosen dan peneliti di Politeknik Negeri Batam, baru saja menerima penghargaan The Outstanding Young Persons (TOYP) Indonesia 2026 dari Junior Chamber International (JCI). Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Billy untuk terus berkontribusi dalam pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi anak-anak Papua. Dia menekankan bahwa keberhasilan seharusnya diiringi dengan kesempatan bagi orang lain untuk tumbuh dan berkembang.
Billy, yang berasal dari Kepulauan Yapen, Papua, memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan, termasuk studi di Institut Teknologi Bandung, University of London, Australian National University, dan Harvard University. Ia mendirikan Kitong Bisa Foundation Indonesia, yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat adat, serta telah membantu lebih dari 50.000 pelajar dengan akses pendidikan dan mendukung lebih dari 1.000 wirausaha. Billy juga aktif dalam pengembangan kurikulum pelatihan keterampilan untuk pemuda dan menjaga lingkungan.
Sebagai mantan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Billy telah memperluas kontribusinya dalam kebijakan pendidikan dan kesempatan kerja untuk kelompok yang kurang terwakili. Saat ini, ia juga terpilih dalam program Obama Foundation Leaders Asia-Pacific dan terus berperan dalam pembangunan Papua dan investasi di Batam, menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat di tengah keterbatasan.





Komentar 0