PT. Bio Farma (Persero) membuka peluang kolaborasi dalam formulasi kandidat vaksin tuberkulosis (TB) M72/AS01E di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Komersial Bio Farma, Fitri Puspadewi, dalam 40th Stop TB Partnership Board Meeting di Badung, Bali. Bio Farma berupaya agar Indonesia siap dalam memenuhi kebutuhan vaksin TB generasi baru.
Kandidat vaksin M72/AS01E dikembangkan oleh GSK dan saat ini sedang menjalani uji klinik fase 3 yang didukung oleh Gates Medical Research Institute (Gates MRI). BPOM telah menyetujui pelaksanaan uji klinik di Indonesia, dan rencananya, Serum Institute of India akan terlibat dalam produksi antigen M72, termasuk melibatkan produsen lokal dari Indonesia dan Afrika Selatan.
Fitri Puspadewi juga menyoroti pentingnya akses masyarakat terhadap pemeriksaan TB lebih mudah melalui kerja sama dengan Becton Dickinson (BD) dan potensi tes molekuler di fasilitas layanan primer. Bio Farma berharap inisiatif ini dapat membantu diagnosis awal TB bagi masyarakat, sehingga pasien dapat menjalani pemeriksaan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.





Komentar 0