Sebanyak 46 pemuda dari seluruh Indonesia berkumpul di Yogyakarta untuk RPOM Summit 2026, yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 1 November. Acara ini bertujuan membangun jejaring gerakan pangan dalam rangka mencapai kedaulatan pangan nasional, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pangan. Kegiatan diawali dengan Dialog Pangan Nasional di UGM dan diakhiri dengan diskusi di Desa Ngampo, Gunungkidul, untuk mengenali potensi pangan lokal dan semangat gotong royong.
Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina Wijayanti, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan berbagai pihak dalam membangun kedaulatan pangan. Pendiri Foodbank of Indonesia, Hendro Utomo, juga menggarisbawahi bahwa gerakan terhubung dan solidaritas antara generasi muda adalah kunci untuk memperkuat inisiatif pangan di Indonesia. Dekan FTP UGM, Sri Rahayoe, menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat sangat penting dalam menjawab tantangan pangan.





Komentar 0