Aksi demonstrasi di Malioboro, Yogyakarta, pada Rabu malam (28/10) berakhir ricuh dengan insiden pelemparan batu, petasan, dan kembang api. Kapolda DIY Kombes Pol Ihsan menyebut ada dua gelombang massa, di mana gelombang kedua melakukan provokasi di Gedung DPRD DIY setelah massa sebelumnya membubarkan diri dari Titik Nol Kilometer. Tindakan anarkis ini memicu keributan dan memaksa polisi untuk mengamankan kawasan tersebut.
Polisi sebut demonstrasi di Malioboro Yogyakarta ricuh pada malam hari





Komentar 0