Sejumlah mahasiswa di Jakarta dan kota lain seperti Bandung dan Yogyakarta melaksanakan demonstrasi pada Selasa (20/10) untuk memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Di Jakarta, puluhan mahasiswa mengungkapkan berbagai tuntutan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mereka anggap sebagai bencana nasional. Mereka mengklaim bahwa pemerintah telah gagal dalam menyelesaikan masalah ini.
Demonstrasi di Yogyakarta melibatkan beberapa kelompok mahasiswa yang berencana menggelar aksi di depan Gedung DPRD DIY dengan empat tuntutan utama, termasuk evaluasi program pemerintah dan penghentian keterlibatan militer dalam urusan sipil. Sementara itu, di Bandung, para pesepeda melakukan aksi simbolis dengan bersepeda menuju Jakarta untuk menuntut penetapan status bencana nasional terkait karhutla.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menanggapi tuntutan ini, menyatakan bahwa pemerintah masih mengkaji dampak dari penetapan karhutla sebagai bencana nasional. Mereka juga mengklaim telah mengambil langkah-langkah untuk menangani masalah tersebut, termasuk sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan.
Komentar 0