Indonesia pernah memanggil Hjalmar Schacht, ekonom Jerman yang dekat dengan rezim Nazi, untuk membantu mengatasi masalah ekonomi pada dekade 1950-an. Pemanggilan ini dipicu oleh inflasi tinggi dan utang yang menumpuk. Menteri Keuangan Jusuf Wibisono bersama ekonom Sumitro Djojohadikusumo berupaya mendapatkan bantuan Schacht karena reputasinya dalam memulihkan ekonomi Jerman di bawah Hitler.
Schacht tiba di Indonesia pada Mei 1951 dan menyusun laporan berisi rekomendasi, termasuk pentingnya investasi asing. Meskipun beberapa saran ditolak, ide-ide Schacht tentang modal asing kemudian menjadi relevan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.





Komentar 0