Komisi I DPRD Kota Tangerang menekankan pentingnya dukungan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seiring kemudahan berinvestasi. Anggota DPRD, Kholilah, menyatakan bahwa pelayanan perizinan harus menguntungkan baik investor maupun pelaku UMKM. Ia menegaskan bahwa investasi harus memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti lapangan kerja dan pertumbuhan usaha lokal.
Kota Tangerang mencatat realisasi investasi sebesar Rp22,54 triliun pada 2025 dan Rp11,734 triliun pada semester pertama 2026, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 29.887 orang. Kholilah mengingatkan bahwa manfaat investasi perlu diratakan agar UMKM tidak menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi. Hal ini penting untuk memastikan masyarakat kecil juga merasakan manfaat dari pertumbuhan yang ada.
Pentingnya pengawasan dalam pelayanan perizinan juga disoroti, agar prosedur berjalan sesuai standar dan ada mekanisme pengaduan yang mudah. Kholilah menyatakan bahwa jika ada kendala perizinan, pemerintah diharapkan memberikan solusi dan membantu pelaku usaha dalam prosesnya. Tujuannya agar tidak ada pelaku usaha yang bingung dan terhambat dalam mengurus perizinan mereka.
Kholilah mendorong optimalisasi layanan digital yang disertai pendampingan untuk UMKM, agar teknologi mempermudah akses perizinan. Sosialisasi tetap diperlukan agar semua pelaku usaha, terutama yang belum terbiasa dengan sistem daring, dapat memahami prosesnya. Pendampingan ini diharapkan memberikan kesempatan yang sama bagi semua pelaku usaha untuk berkembang.





Komentar 0