Di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun 2026, dengan penambahan 534 unit usaha, mencapai total 23.504 unit. Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Edi Siswaya, menyatakan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan potensi UMKM untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
UMKM di Belitung tersebar di lima kecamatan, dengan Tanjungpandan menjadi yang terbanyak dengan 9.427 unit usaha. Berdasarkan sektor, mayoritas UMKM bergerak dalam perdagangan, diikuti oleh sektor jasa, industri, serta pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan. Edi menekankan bahwa sektor pertanian dan perikanan menjadi yang paling berkembang.
Pemerintah daerah terus mendorong UMKM untuk bertransformasi secara digital, dengan tujuan meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi UMKM lokal dalam perekonomian. Transformasi ini mencakup pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran yang lebih efektif.
Dengan fasilitas yang diberikan, diharapkan pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan perkembangan ekosistem digital, sehingga mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.





Komentar 0