Sebuah riset oleh The Guardian mengungkap bahwa lebih dari 50% video populer di TikTok tentang kesehatan mental mengandung informasi keliru. Investigasi ini melibatkan analisis 100 video teratas dengan tagar #mentalhealthtips oleh psikolog dan psikiater, yang menilai banyak konten menyebarkan informasi salah, termasuk saran yang tidak tepat dan klaim palsu.
Beberapa ahli, seperti David Okai dari King's College London, mencatat bahwa penggunaan bahasa terapeutik yang salah dapat membingungkan masyarakat tentang penyakit mental. Mereka juga menekankan bahwa saran yang diberikan sering kali berdasarkan pengalaman pribadi dan tidak dapat diterapkan secara umum. Psikiater Dan Poulter menambahkan bahwa video-video ini dapat meremehkan pengalaman mereka yang menderita gangguan mental serius, memberikan informasi yang menyesatkan untuk orang-orang yang rentan.





Komentar 0