BPJS Kesehatan menggelar Satya JKN Awards 2026 di Jakarta, memberikan penghargaan kepada 80 badan usaha dan 8 pemerintah daerah yang berkomitmen dalam melindungi kesehatan pekerja. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan angka kemiskinan.
Acara ini bertujuan mendorong badan usaha dan pemerintah daerah lain untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi pekerja dan masyarakat. Dalam hal ini, BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa keberhasilan JKN ditentukan oleh kepesertaan aktif dan keterlibatan semua pihak. Hingga Oktober 2026, jumlah peserta JKN mencapai 284,89 juta jiwa, mencakup 98,2 persen dari total penduduk Indonesia.
Penerima penghargaan terdiri dari berbagai skala usaha, termasuk BUMN dan perusahaan swasta. Penilaian penghargaan dilakukan secara objektif dan berbasis data, melibatkan tim lintas kementerian. Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menekankan perlunya kolaborasi dan kepatuhan untuk memastikan keberlanjutan program JKN dan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.





Komentar 0