Dalam upaya mengoptimalkan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan komitmennya agar perusahaan asing yang membawa teknologi wajib berkolaborasi dengan perusahaan lokal. Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dunia usaha nasional dan menjadi sarana transfer pengetahuan. Rosan juga menekankan bahwa Danantara tidak berniat mengambil alih peran sektor swasta, melainkan ingin mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memberikan peluang bagi perusahaan nasional.
Keberadaan Danantara diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan transparan, serta meningkatkan efisiensi BUMN. Di masa depan, Danantara berencana untuk memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan memperkuat peran Kadin Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi.





Komentar 0