Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, pemerintah mencatat realisasi investasi mencapai Rp3.923,2 triliun. Data ini disampaikan oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani dalam Sidang Kabinet Paripurna, mencakup periode dari Oktober 2024 hingga September 2026.
Investasi tersebut telah menyerap tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang, dengan 51,8 persen investasi berasal dari luar Jawa dan 48,2 persen dari Jawa. Dari total investasi, modal dalam negeri mencapai Rp1.998,7 triliun dan modal asing mencapai Rp1.924,5 triliun, mencerminkan kontribusi yang signifikan dari kedua sumber.
Rosan juga melaporkan bahwa 364 perusahaan telah menjalani proses streamlining untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dengan target mencapai 700 perusahaan pada akhir Desember 2026. Selain itu, profitabilitas perusahaan diproyeksikan mencapai Rp334 triliun pada akhir tahun ini, menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.
Laporan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kinerja perusahaan di Indonesia. Dengan adanya strategi yang diterapkan, diharapkan iklim investasi di Indonesia semakin membaik.





Komentar 0