Dalam dunia ramalan, kemunculan aplikasi seperti Your AI Psychic yang menyediakan layanan pembacaan ramalan melalui chatbot semakin mengancam keberadaan praktisi manusia. Meskipun menawarkan kenyamanan, pembacaan yang dihasilkan oleh AI dianggap kurang memiliki empati dan koneksi emosional yang esensial dalam praktik spiritual. Praktisi psikik manusia, seperti Lauryn Kellett, menekankan pentingnya membedakan layanan mereka dari AI dengan menambahkan klausul 'tanpa AI' dalam iklan mereka, serta mengingatkan bahwa ketergantungan pada AI dapat merugikan kesehatan mental pengguna.
Sementara chatbot seperti Urban Mystic menawarkan pembacaan ramalan berdasarkan algoritma, para praktisi manusia seperti Ahna Hendrix berfokus pada pemberdayaan klien untuk menemukan bimbingan internal mereka. Mereka khawatir bahwa penggunaan AI dalam pengambilan keputusan penting dapat mengurangi kemampuan individu untuk mendengarkan intuisi mereka sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan model bahasa besar bisa memperburuk kondisi kesehatan mental bagi pengguna yang rentan.
Sejumlah praktisi spiritual kini mulai merespons kehadiran AI dalam industri mereka dengan menyesuaikan metode pengajaran dan mempromosikan keaslian dalam layanan mereka. Meskipun AI menawarkan akses mudah, kekurangan dalam konteks budaya dan hubungan sosial membuatnya sulit untuk menggantikan pendekatan manusia yang tradisional dan empatik dalam pembacaan ramalan.





Komentar 0