Menko Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia menghargai kontrak, terkait pengurangan ekspor gas ke Singapura sebesar 31 MMBTUD. Meskipun ada pemotongan, total ekspor gas pipa ke Singapura masih berada dalam batas minimum yang disepakati, yakni 409,55 MMBTUD. Pengurangan ini disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan serta meningkatnya kebutuhan gas domestik.
Soal pengurangan ekspor gas ke Singapura, Menko Bahlil: Indonesia negara yang menghargai kontrak





Komentar 0