Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menegaskan dukungannya terhadap pengembangan riset di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kolaborasi dengan jejaring alumni. Dalam sebuah acara Temu Alumni di Mataram, ia menyatakan komitmennya untuk membuka peluang bagi dosen dan alumni untuk terlibat dalam penelitian dan pengumpulan data. Ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merealisasikan gagasan pengembangan lembaga riset yang diusulkan oleh Ketua Ikatan Alumni Universitas Brawijaya NTB, Lalu Gita Ariadi.
Widodo menekankan pentingnya penguatan jejaring alumni untuk memperluas kesempatan karier lulusan UB di berbagai sektor, termasuk dalam kebijakan publik. Ia mendorong para alumni untuk berperan aktif dalam berbagai bidang profesi dan kepemimpinan, sehingga alumni UB dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah maupun nasional. Universitas Brawijaya berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan alumni dan membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.
Ketua IKA UB NTB, Lalu Gita Ariadi, berharap kolaborasi dengan UB dapat menghasilkan lembaga riset yang fokus di bidang politik. Ia menegaskan pentingnya lembaga tersebut sebagai wadah bagi alumni dan akademisi untuk mengembangkan kajian dan layanan riset yang relevan, terutama dalam menghadapi tantangan politik mendatang. Kerja sama sebelumnya dengan Bappenas juga menunjukkan potensi sinergi ini dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di NTB.





Komentar 0