Masuk

Arab Saudi serukan pemulihan Selat Hormuz ke status sebelum serangan

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, menekankan perlunya memulihkan situasi di Selat Hormuz ke kondisi sebelum 28 Februari tanpa biaya atau pembatasan. Dalam Debat Umum PBB, ia menyerukan kebebasan navigasi di perairan internasional dan menolak penggunaan jalur tersebut sebagai alat tekanan. Faisal menegaskan bahwa keamanan kawasan Teluk berkaitan dengan keamanan energi global dan perdagangan internasional.

Konflik yang terjadi akibat serangan militer AS dan Israel terhadap Iran telah mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, berdampak pada ekspor minyak Arab Saudi.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar