Di Indonesia, penggunaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi pria sangat rendah. Dari 28,1 juta peserta KB pada 2025, hanya 36.504 yang memilih vasektomi. Mayoritas pengguna berasal dari Jawa, dengan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan metode kontrasepsi pria lainnya, seperti kondom yang mencapai 885.034 pengguna. Pemerintah menyediakan dukungan biaya operasional untuk vasektomi, namun kuota dan informasi mengenai layanan ini belum merata di seluruh daerah, menyebabkan kebingungan di masyarakat. BKKBN mendorong masyarakat untuk menghubungi fasilitas kesehatan setempat untuk informasi lebih lanjut.
Komentar 0