Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan menjadi prioritas utama. Dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel, Hanif menyatakan bahwa penanganan akan dilakukan secara serentak melibatkan semua unsur pemerintahan dan ekonomi. Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 11 tahun 2026 mengenai pengendalian karhutla.
Dalam evaluasi penanganan selama 1,5 bulan terakhir, pemerintah telah mengerahkan hampir 3.500 orang per hari dan lebih dari 300 pompa air untuk mengatasi masalah ini. Hanif menekankan pentingnya kerja sama dalam pemadaman serentak untuk mencegah api menjalar lebih luas.
Komentar 0