Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Keuangan Suahasil Nazara, mengumumkan tiga strategi fiskal untuk memperkuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Strategi pertama adalah mengoptimalkan pengumpulan penerimaan negara dan meningkatkan rasio pajak dengan memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sistem Coretax.
Kedua, pemerintah akan meningkatkan kualitas belanja dengan fokus pada efisiensi dan ketepatan sasaran belanja, memastikan anggaran tersalurkan untuk program yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga akan diperkuat.
Strategi ketiga adalah pembiayaan inovatif untuk menjaga kesehatan APBN, dengan pendekatan yang lebih ekspansif dalam desain APBN. Suahasil menekankan pentingnya inovasi dalam pembiayaan untuk mendukung keberlanjutan anggaran.
Komentar 0