Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggeser anggaran hampir Rp 200 triliun untuk menyesuaikan kebutuhan belanja negara. Hal ini dilakukan menyusul peningkatan belanja yang mencapai Rp 3.942 triliun dari sebelumnya Rp 3.843 triliun. Penyebab utama peningkatan belanja ini adalah bencana alam yang tak terduga, yang mengakibatkan tambahan anggaran sekitar Rp 60 triliun.
Selain itu, faktor subsidi dan kompensasi energi juga mempengaruhi kenaikan belanja ini. Suahasil menekankan pentingnya menyesuaikan kebijakan subsidi agar lebih tepat sasaran, sambil memastikan ekonomi tetap berfungsi dengan baik.





Komentar 0