Iran berencana untuk menjual sejumlah kapal komersial yang disita dari Amerika Serikat dan Israel di Selat Hormuz dan Teluk Persia. Penjualan ini bertujuan untuk membantu individu dan keluarga yang terdampak perang. Kepala Pusat Pengacara Iran, Hassan Abdollianpour, menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut disita berdasarkan putusan pengadilan.
Selain itu, para ahli juga sedang menilai kerusakan akibat serangan AS di Provinsi Hormozgan. Konflik antara Iran, AS, dan Israel telah berlangsung sejak 28 Februari, dengan Iran melancarkan serangan balasan setelah serangan AS dan Israel yang menewaskan ribuan orang. Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis untuk pasokan energi dunia.
Komentar 0