Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa hunian sementara (huntara) di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, terbukti kokoh dan tahan gempa. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, setelah gempa susulan M 5,3 terjadi di daerah tersebut.
Ketujuh unit huntara di Desa Gurung Liwut tidak mengalami kerusakan saat gempa. Berton juga menjelaskan bahwa video yang menunjukkan kerangka baja ringan roboh adalah struktur yang masih dalam tahap instalasi dan bukan bagian dari unit huntara yang sudah siap huni. Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah merencanakan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah permanen bagi warga terdampak.
Komentar 0