Wakil Menteri Perhubungan Indonesia, Suntana, menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam membangun sistem transportasi yang efektif dan aman saat menghadiri "Global Sustainable Transport Forum" (GSTF) 2026 di Beijing. Dalam forum tersebut, Suntana menyatakan bahwa kolaborasi antarnegara dalam berbagi informasi dan pengalaman sangat penting untuk mencapai transportasi yang lebih baik. Meskipun tidak ada kesepakatan bilateral yang dicapai, Indonesia mendukung inisiatif kerja sama global yang diusulkan oleh China.
Selain itu, Suntana juga memimpin delegasi Indonesia dalam "The 12th APEC Transportation Ministerial Meeting" untuk mempresentasikan kemajuan teknologi dalam transportasi dan meminta dukungan untuk pencalonan Indonesia di ICAO. Indonesia berkomitmen untuk mendorong dekarbonisasi transportasi dan mengintegrasikan teknologi digital dalam sistem transportasi untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi.
Komentar 0