Fenomena equinox terjadi pada Rabu (23/9/2026) saat posisi Matahari melintasi garis khatulistiwa. Momen ini membuat wilayah sekitar ekuator, termasuk Indonesia, mendapatkan penyinaran Matahari maksimum. Namun, BMKG menjelaskan bahwa equinox bukan penyebab lonjakan suhu ekstrem.
Suhu maksimum di Indonesia pada periode ini berkisar antara 32-36 derajat Celsius, dan cuaca panas dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, kelembapan, serta fenomena iklim lain seperti El NiΓ±o. Masyarakat tidak perlu khawatir akan panas ekstrem akibat equinox, karena fenomena ini adalah peristiwa astronomi rutin.
Komentar 0