Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali melaporkan bahwa sektor usaha ritel di Bali menunjukkan optimisme yang kuat, dengan Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) di atas 100. IEP untuk tiga bulan ke depan mencapai 180, dan untuk enam bulan ke depan sebesar 188. Meskipun nilai ini sedikit lebih rendah dari proyeksi sebelumnya, angka di atas 100 menunjukkan keyakinan pelaku usaha terhadap pertumbuhan penjualan yang positif.
Faktor pendukung utama termasuk aktivitas pariwisata yang kuat dan konsumsi rumah tangga yang terjaga. Selain itu, pertumbuhan pembiayaan di sektor perdagangan juga memberikan dukungan bagi usaha ritel. Inflasi Bali pada Agustus 2026 tercatat 3,45 persen, masih dalam batas sasaran inflasi nasional, yang mendukung daya beli masyarakat.
Komentar 0