Masuk

BPBD Mataram mengerahkan puluhan personel edukasi dampak musim kemarau

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengerahkan puluhan personel untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai antisipasi dan dampak musim kemarau. Setiap hari, 25 personel dikerahkan secara bergantian, termasuk 10 personel wanita untuk kegiatan non-kedaruratan seperti trauma healing. Sosialisasi dilakukan di berbagai lokasi keramaian, dengan pembagian selebaran imbauan dan pemutaran informasi melalui pengeras suara di tempat ibadah dan fasilitas umum.

BPBD juga melakukan patroli pemantauan di lahan rawan kebakaran, seperti sawah, untuk mengedukasi petani agar tidak membakar jerami sembarangan. Kesiapan personel dan armada pemadam diperkuat untuk merespons potensi bencana cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi dari BMKG, potensi hujan diperkirakan mulai terjadi pada Oktober 2026, meskipun saat ini belum ada laporan kekeringan ekstrem di lahan pertanian atau sumur warga.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap puncak kemarau dan menggunakan air secara hemat. BPBD mencatat bahwa kebutuhan air sehari-hari masyarakat masih cukup meskipun terjadi penurunan debit air di beberapa saluran irigasi.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar