Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menunda perbaikan lima kantor lurah untuk menghindari risiko di musim hujan. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi APBD Perubahan 2026 yang belum optimal. Lima kantor lurah yang direncanakan perbaikan adalah Ampenan Selatan, Karang Baru, Ampenan Utara, Dayan Peken, dan Tamansari, dengan anggaran bervariasi antara Rp150 juta hingga Rp200 juta per kantor.
Meskipun kondisi gedung belum parah, perbaikan tetap diperlukan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.





Komentar 0