Sebanyak 12 ekor bekantan ditemukan mati akibat kebakaran hutan dan lahan di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kebakaran yang terjadi di kawasan milik masyarakat ini mengakibatkan sekitar 80 persen lahan terbakar, sedangkan habitat bekantan yang terfragmentasi membuat satwa tersebut sulit menyelamatkan diri. BKSDA Kalsel telah menguburkan bangkai bekantan yang ditemukan dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga habitat satwa dilindungi. Tim BKSDA juga terus memantau kondisi satwa lain yang mungkin masih membutuhkan evakuasi.
12 Bekantan di Kalsel Mati Terbakar Akibat Karhutla
Komentar 0