Beberapa orang mengalami kesulitan navigasi bahkan di rumah sendiri, kondisi ini dikenal sebagai developmental topographical disorientation (DTD). DTD bukan disebabkan oleh cedera otak, melainkan merupakan kondisi seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk membangun peta mental. Meskipun kemampuan mengenali landmark masih berfungsi, penderita DTD kesulitan menemukan rute menuju tempat tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa masalah ini berkaitan dengan kualitas peta kognitif yang dimiliki individu. Solusi bagi penderita DTD adalah menggunakan rute yang sering dilalui, namun kesulitan muncul jika rute tersebut tidak dapat diakses. Keberadaan GPS dapat membantu, tetapi kondisi ini menyoroti kompleksitas kerja otak manusia dalam navigasi.
Sering Tersesat bahkan di Rumah Sendiri? Ini Penyebabnya
Komentar 0