Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa meninggal dunia akibat penganiayaan oleh seniornya, bukan karena masalah mi instan seperti yang beredar. Danpuspom TNI AU Marsekal Muda Daan Sulfi menjelaskan bahwa penganiayaan terjadi setelah Serda Ahmad menutup telepon dari Serda MTS, yang kemudian mengumpulkan juniornya untuk melakukan push up dan sit up sebagai bentuk hukuman. Dalam insiden tersebut, Serda Ahmad dipukul oleh Serda JM, yang merasa berhak memberikan peringatan karena Ahmad adalah senior di antara korban lainnya. Setelah dipukul, Ahmad terjatuh dan tidak sadarkan diri, dan meskipun dibawa ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia. Dugaan awal yang menyebutkan bahwa penganiayaan disebabkan oleh kesalahan membeli mi instan dibantah oleh pihak TNI AU.
Versi TNI AU soal Awal Mula Serda Ahmad Dianiaya Senior, Bukan Gara-gara Mi
Komentar 0