Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan lonjakan 5.983 titik panas di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Selatan menjadi wilayah terparah dengan 4.169 titik. Selain itu, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung juga mencatatkan jumlah titik panas yang signifikan. Jarak pandang di beberapa daerah di Riau terganggu akibat asap, dengan Pekanbaru dan Rengat masing-masing tercatat sekitar tiga kilometer. BMKG juga mengindikasikan bahwa kabut asap di Riau disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Selatan Sumatera, dipengaruhi oleh arah angin dari tenggara dan barat daya.
BMKG deteksi lonjakan 5.983 titik panas di Pulau Sumatera
Komentar 0