Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan sikap tegas negaranya untuk tidak menjadi jalur transit bagi kargo yang mendukung operasi militer Israel. Pernyataan ini muncul setelah otoritas Malaysia menyita tiga kontainer yang ditujukan untuk Pelabuhan Ashdod, Israel, di Pelabuhan Tanjung Pelepas. Anwar menyatakan bahwa Malaysia berkomitmen untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan untuk mendukung agresi militer terhadap Palestina. Kontainer-kontainer tersebut ditahan sejak 19 Agustus dan masih dalam pemeriksaan. Malaysia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan semakin menguatkan sentimen pro-Palestina di dalam negeri.
Malaysia Sita Kargo Tujuan Israel, Anwar Ibrahim Tegaskan Hal Ini
Komentar 0