Pemerintah Jepang mengerahkan 300 personel dan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Namun, operasi pemadaman terkendala jarak pandang yang buruk akibat asap. Letkol Koga Takeshi menyatakan bahwa bantuan ini merupakan respons terhadap permintaan pemerintah Indonesia, dengan Kalbar menjadi salah satu fokus operasi. Meskipun tim Jepang berpengalaman dalam pemadaman kebakaran, kondisi asap yang tebal menghambat efektivitas misi mereka.
Helikopter Jepang Belum Optimal Padamkan Karhutla Kalbar karena Jarak Pandang
Komentar 0