Unit intelijen Pasukan Bela Diri Jepang diduga mengumpulkan informasi pribadi sensitif warga, termasuk keyakinan agama dan orientasi seksual. Tindakan ini berpotensi melanggar undang-undang privasi, karena dilakukan tanpa mengungkapkan identitas anggota militer. Data yang dikumpulkan mencakup ciri fisik, alamat, dan kondisi keuangan, dan disusun dalam laporan dengan 41 kategori.
Geger Intelijen Militer Jepang Diam-diam Kumpulkan Data Pribadi Warga
Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI




Komentar 0