Dalam diskusi panel di QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, Farrel Argantha Nadhyta dari Binus University menyoroti tuntutan kepada guru untuk mengajarkan penggunaan AI di tengah masalah kesejahteraan yang dialami. Ia mengungkapkan ironi ketika guru honorer, seperti Bu Ijah yang viral, hanya menerima gaji Rp 414.000 setelah 40 tahun mengajar. Survei menunjukkan 42 persen guru berpenghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan, dengan 13 persen di bawah Rp 500 ribu.
Farrel menekankan perlunya investasi dalam kesejahteraan guru agar mereka dapat mengajarkan murid dengan efektif dalam penggunaan AI dan berpikir kritis.





Komentar 0