Posting
senci

Akademisi: Pemerintah Sulut antisipasi pemicu inflasi jelang Natal

Akademisi: Pemerintah Sulut antisipasi pemicu inflasi jelang Natal

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2027, Prof Dr Joy Tulung dari Universitas Sam Ratulangi menekankan pentingnya pemerintah Sulawesi Utara melakukan antisipasi terhadap potensi inflasi. Kenaikan permintaan bahan pangan seperti cabai, tomat, dan daging diprediksi akan terjadi, sehingga perlu pengawasan ketat. Selain itu, tarif transportasi dan kelancaran distribusi BBM juga harus diperhatikan untuk mempengaruhi biaya logistik.

Joy menegaskan bahwa solusi terhadap inflasi tidak hanya melalui operasi pasar, melainkan juga perlu perbaikan struktural di sektor pertanian dan distribusi. Ia mendorong pemerintah untuk menetapkan target penurunan inflasi yang terukur dan melakukan evaluasi mingguan terhadap komoditas penyumbang inflasi terbesar. Hal ini penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi statistik, tetapi juga berdampak pada daya beli masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulut, Watekhi, melaporkan inflasi Sulut pada Oktober 2026 sebesar 0,57 persen, dengan inflasi tahunan mencapai 8,07 persen. Kenaikan harga tomat, cabai, dan beras menjadi faktor utama inflasi, yang perlu diatasi agar masyarakat tidak terus tertekan oleh harga kebutuhan pokok yang meningkat.

Sumber: ANTARA Sulawesi Utara Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar