Kepolisian Daerah Papua Barat melakukan edukasi mengenai bahaya narkoba di SMK Negeri 3 Manokwari. Wakil Kepala Polda Papua Barat, Brigadir Jenderal Sulastiana, menekankan pentingnya pemahaman pelajar untuk mendukung pemberantasan peredaran gelap narkoba. Edukasi ini merupakan bagian dari program 100 hari Kapolri dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan dampak negatif narkoba dan alkohol.
Sulastiana mengajak lembaga pendidikan dan orang tua untuk aktif mengawasi aktivitas pelajar dalam penggunaan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan, untuk mencegah penyalahgunaan. Polda Papua Barat juga tengah melakukan kajian mendalam mengenai daerah rawan narkoba untuk mengembangkan strategi penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Dalam acara tersebut, Wakapolda membagikan buku yang bertujuan memotivasi pelajar dan memberikan pengetahuan mengenai dampak negatif narkoba. Melalui edukasi ini, diharapkan pelajar dapat lebih memahami risiko yang ada dan dapat mengambil keputusan yang bijak untuk masa depan mereka.





Komentar 0