Posting
senci

Para pekerja di India dapat uang tambahan untuk melatih kecerdasan buatan, tapi apakah AI akan menggantikan mereka?

Para pekerja di India dapat uang tambahan untuk melatih kecerdasan buatan, tapi apakah AI akan menggantikan mereka?

Di India, pekerja seperti Mohammed Ashim, seorang tukang pangkas rambut, mendapatkan penghasilan tambahan dengan merekam aktivitas mereka menggunakan kamera. Rekaman ini digunakan untuk melatih kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam pengembangan robotika. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi, muncul pertanyaan apakah AI akan menggantikan pekerjaan manusia.

Perusahaan seperti Rashdan Technologies membayar pekerja antara US$5 hingga US$10 untuk merekam kegiatan mereka selama delapan hingga sepuluh jam. Data yang dikumpulkan sangat penting bagi robot untuk berinteraksi dengan dunia nyata, karena sulit menemukan aktivitas fisik manusia yang dapat dilatih melalui simulasi komputer. Peningkatan permintaan untuk data berkualitas tinggi mendorong lebih banyak pengumpul data muncul di India.

Namun, para ahli memperingatkan bahwa meskipun AI bisa menjadi alat untuk membantu pekerjaan, ada risiko bahwa robot akan mengotomatiskan banyak tugas yang saat ini dikerjakan manusia. Pengaturan dan tata kelola yang hati-hati terhadap pengembangan AI sangat diperlukan agar tidak merugikan para pekerja di masa depan.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar