Penelitian terbaru mengungkap bahwa perasaan mencekam di rumah tua bukan disebabkan oleh hantu, melainkan oleh gelombang infrasonik. Infrasonik, yang berada di bawah 20Hz, dapat memengaruhi suasana hati manusia secara bawah sadar. Gelombang ini, yang sering muncul dari pipa dan sistem di bangunan tua, dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik, yang kemudian mengaitkan pengalaman tersebut dengan hal-hal mistis.
Sebuah studi oleh Rodney Schmaltz dari MacEwan University menunjukkan bahwa gelombang infrasonik dapat meningkatkan kadar stres, terbukti dari penelitian di mana peserta merasa lebih gelisah saat terpapar suara infrasonik. Meski mereka tidak dapat mendengar gelombang ini, tubuh mereka merespons dengan peningkatan kadar kortisol, menandakan respons stres aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa infrasonik dapat menggeser suasana hati ke arah negatif, terlepas dari jenis musik yang didengar.
Schmaltz juga melakukan eksperimen di wahana rumah hantu dengan speaker infrasonik, di mana peserta berjalan lebih cepat saat melewati area tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman di rumah tua dapat dipengaruhi oleh faktor fisik, bukan hanya hal-hal yang bersifat gaib.
Namun, para peneliti menekankan bahwa perasaan angker di bangunan mungkin berasal dari berbagai kombinasi faktor lain. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami hubungan antara gelombang infrasonik dan persepsi mistis, serta untuk menginvestigasi apakah lokasi-lokasi terkenal angker memiliki tingkat infrasonik yang lebih tinggi.


Komentar 0