Posting
senci

Kemenperin Singgung Penguatan Industri Komponen EV di Indonesia

Kemenperin Singgung Penguatan Industri Komponen EV di Indonesia

Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, mengungkapkan bahwa permintaan kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami peningkatan. Diperkirakan pada tahun 2026, populasi kendaraan listrik, termasuk roda dua, tiga, dan empat, akan mencapai lebih dari 500 ribu unit. Dalam acara Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, Setia mencatat bahwa hingga Agustus 2026, populasi kendaraan listrik sudah mencapai 541.000 unit.

Setia juga menyoroti pertumbuhan pangsa pasar mobil listrik yang meningkat dari 0,99 persen pada 2022 menjadi 16,88 persen pada Agustus 2026. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan berbasis baterai mulai mengambil alih pangsa pasar dari kendaraan internal combustion engine (ICE) yang lebih beremisi. Menurutnya, pencapaian ini merupakan langkah penting bagi industri otomotif nasional.

Namun, Setia menekankan bahwa pertumbuhan pasar kendaraan listrik harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas industri dalam negeri. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat struktur manufaktur dan penggunaan komponen lokal agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama dalam industri kendaraan listrik.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik pada periode Januari-September 2026 tumbuh signifikan, mencapai 117.218 unit, meningkat 113,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menegaskan tren positif dalam adopsi kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

Sumber: CNN Indonesia Otomotif Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar