Kementerian Perindustrian mendorong insentif bagi kendaraan hybrid, PHEV, dan REEV untuk mempercepat pengembangan industri otomotif dan menekan konsumsi BBM. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai insentif ini strategis dalam mengurangi penggunaan BBM bersubsidi dan emisi kendaraan. Selain menghemat BBM, pengembangan teknologi ini juga menguntungkan industri komponen nasional karena tidak perlu perubahan total dalam produksi.
Alasan Menperin Dorong Insentif Hybrid, PHEV dan REEV
Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI





Komentar 0